Perkembangan masyarakat secara global maupun lokal dewasa ini tak mungkin lagi bisa dipisahkan dari pengaruh perkembangan komunikasi dan media massa. Bentuk-bentuk kemajuan maupun masalah sosial –langsung atau tidak— sangat dipengaruhi oleh praktik-praktik komunikasi dan pertukaran informasi melalui media massa.
Sektor bisnis, pada ranah mana bidang kajian komunikasi bisnis memiliki peran kuat, pun harus senantiasa meletakkan perkembangannya dalam kaitan erat dengan pengaruh media massa tersebut. Untuk itulah bisa disimpulkan bahwa komunikasi bisnis punya makna juga sebagai proses berkomunikasi dengan sekaligus melibatkan media massa.
Pilar pertama yang sangat menentukan praktik media massa dalam komunikasi global adalah jurnalistik sebagai proses produksi dan penyebaran pesan/informasi yang merepresentasikan kenyataan dunia setiap saat. Maka, hal itu berarti pula bahwa jurnalistik sangat menentukan segala bentuk pengaruh media massa terhadap dunia, tak terkecuali perubahan-perkembangan sektor bisnis.
Maka, kajian komunikasi bisnis di satu sisi maupun kapasitas para penggiat dunia bisnis di sisi lain mau tak mau harus mengenal, memahami, bahkan sekuat tenaga ikut menentukan praktik jurnalistik media massa tersebut. Untuk itulah mengapa para mahasiswa pembelajar komunikasi bisnis perlu mempelajari jurnalistik sebagai salah satu unsur penting bagi pembentukan kapasitas/kompetensinya sebagai profesional di bidang komunikasi bisnis.
Dengan mempelajari matakuliah “Pengantar Jurnalistik” ini mahasiswa akan memperoleh pengetahuan-pengetahuan awal/dasar tentang jurnalistik, sebagai pijakan awal dalam membangun dan mengembangkan upayanya mengenal, memahami, bahkan sekuat tenaga ikut menentukan praktik jurnalistik media massa tersebut, baik bagi kepentingan sektor bisnis maupun demi kemajuan kemanusiaan secara umum.
Matakuliah “Pengantar Jurnalistik” menjelaskan konsep dan pengetahuan dasar tentang jurnalistik dari sejarah perkembangan jurnalistik, fungsi pada setiap ruang lingkup/bidang-bidang media massa (cetak, media radio, media televisi/film, dan media online/media sosial, serta jurnalisme warga (citizen jouornalism), prinsip-prinsipnya (aktualitas, proximity/ kedekatan, nilai berita, faktualitas/5W+1H, obyektivitas, imparsialitas/berimbang) terkait isu realitas media, agenda setting, dampak media dan etika jurnalistik. Matakuliah ini juga memberikan sejumlah pengetahuan dan ketrampilan dasar jurnalistik yang meliputi teknik dasar pengumpulan fakta (wawancara dan observasi), penulisan jurnalistik (berita, reportase, feature) serta karakteristik foto dan video jurnalistik.
Dengan mengikuti matakuliah Media Relations ini, mahasiswa mampu:
- menjelaskan sejarah perkembangan jurnalistik,
- menjelaskan bidang-bidang jurnalistik dan karakteristik masing-masing,
- menjelaskan prinsip-prinsip jurnalistik,
- memiliki ketrampilan dasar jurnalistik khususnya teknik pengumpulan fakta dan penulisan jurnalistik,
- memahami karakteristik foto dan video jurnalistik.
Perkuliahan ini dilakukan selama satu semester, dalam 14 kali pertemuan (tiap pertemuan berdurasi 150 menit), 1 kali ujian tengah semester, dan 1 kali ujian akhir semester. Dalam pertemuan (tatap muka) dengan dosen di kelas, mahasiswa akan mengalami pembelajaran dengan metode-metode: curah gagasan (brainstorming), berdiskusi dalam kelompok, mempresentasikan hasil diskusi kelompok dan berdiskusi secara pleno/lintas kelompok, melakukan latihan-latihan praktik (penulisan jurnalistik), mencermati penjelasan dosen (ceramah) dan berpartisipasi dalam tanya-jawab.
Di antara pertemuan tatap muka, mahasiswa akan mengerjakan tugas-tugas seperti mempelajari buku-buku referensi yang direkomendasikan dosen dan makalah/handout yang disajikan dosen, mencari dan mempelajari bahan-bahan bacaan dari sumber-sumber lain (media massa cetak, elektronik, dan media online/website/e-book), melakukan observasi media (misalnya media cetak dan media online/internet), dan melakukan latihan-latihan praktik (penulisan jurnalistik).
Materi perkuliahan terdiri dari pokok-pokok bahasan:
- Sejarah perkembangan jurnalistik
- Definisi dan karakteristik jurnalistik dan karakteristik jurnalistik beragam media
- Prinsip-prinsip jurnalistik dan kaitannya dengan realitas media, agenda setting, dampak media dan etika jurnalistik
- Teknik wawancara dan observasi
- Teknik penulisan jurnalistik (berita, reportase, feature)
- Karakteristik foto dan video jurnalistik.
Materi tersebut bersumber dari buku-buku referensi antara lain:
- Adam, G. Suart (1993). Notes Towards a Definition of Journalism. Florida: The Pointer Institute for Media Studies.
- Fadli, R. (2001). Terampil Wawancara. Jakarta: PT Grasindo.
- Frauenrath, Maria & Yonis Ali Nur (2003). “Jadi, Bagaimana Menurut Pendapat Anda …?”, Buku Panduan Praktis Bagi Wartawan. Terj. Menuk Suwondo. London: BBC World Service Trust.
- Ishwara, Luwi (2005). Catatan-catatan Jurnalisme Dasar. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
- Kovach, Bill & Tom Rosenstiel (2004). Elemen-elemen Jurnalisme (terj.). Jakarta: ISAI.
- Santana, Septiawan (2003). Jurnalisme Investigasi. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
- Sumadiria, A.S. Haris (2006). Jurnalistik Indonesia, Menulis Berita dan Feature. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
- Surjomihardjo, Abdurrachman (2002). Beberapa Segi Perkembangan Sejarah Pers di Indonesia. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
- Wahl-Jorgensen, Karin & Thomas Hanitzsch, eds. (2009). The Handbook of Journalism Studies. New York: Routledge.
Untuk mendukung efektivitas perkuliahan, mahasiswa melengkapi pembelajaran dalam pertemuan tatap muka dengan cara mengerjakan tugas-tugas:
- Mempelajari bahan-bahan bacaan referensi (softcopy dan buku-buku) dan menulis laporan pembelajaran sesuai format yang ditentukan dosen.
- Mencari dan mempelajari bahan-bahan bacaan dari sumber-sumber lain (media massa cetak, elektronik, dan media online/website/e-book) dan menulis laporan pembelajaran sesuai format yang ditentukan dosen.
- Melakukan observasi media (cetak, audio-visual, online).
- Melakukan latihan penulisan jurnalistik.
Semua laporan tertulis dikirimkan kepada dosen melalui e-mail ke alamat felico74@yahoo.com.sg (tidak berbentuk print-out untuk mengurangi penggunaan kertas). Batas waktu penerimaan kiriman laporan adalah 24 jam sebelum dimulainya pertemuan tatap muka berikutnya.
Penilaian dilakukan dengan mengacu ketentuan sbb.:
Sedangkan penilaian dilakukan terhadap unsur-unsur dengan bobot masing-masing sbb.:
- Tugas-tugas : 40%
- Ujian Tengah Semester (UTS) : 25%
- Ujian Akhir Semester (UAS) : 35%

Lha, meniko silabus tho Mas. Jadi ingat masa-masaku jadi sekretaris Dosen. Mantab.
I’ve been browsing for some time for finding a sound study with regard to this one issue . Seeking in Aol I at last stumbled upon this blog. Reading this I’m just thrilled to enunciate that I’ve got a nice uncanny feeling I discovered whatever I was ready for. I will be sure to remember this site and give it a look on a constant basis.
I think it’s truly depressing that there’re idiots in The United States who are intentionally attempting to hurt the feelings of the Moslem population by insulting their Holy Koran. Even though they have the official right to carry out such an action, they should certainly be ashamed of themselves.